Jaringan Narkoba Antar Provinsi, Berhasil di Bekuk Sat Narkoba Polres Inhu



R E N G A T - Lagi lagi Polres Inhu menorehkan prestasi. Kali ini prestasi ditorehkan oleh sat Narkoba Polres Inhu. Tidak butuh waktu yang lama untuk mengungkap kasus tindak pidana narkotika ini. Hanya dalam waktu sepekan saja, Polres Inhu melakukan penangkapan terhadap lima orang tersangka tindak pidana narkoba.    
Bahkan dalam pengungkapan tersebut, aparat Kepolisian melakukan penangkapan terhadap seorang kurir shabu antar provinsi.

Pada pengungkapan tersebut Polisi juga mengamankan puluhan paket narkoba jenis shabu.

Pengungkapan tersebut bermula dari penangkapan terhadap seorang pengedar narkoba dengan inisial AS (26), warga Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu pada Kamis (6/2/2020) sekira pukul 10.00 Wib.
AS diamankan aparat Kepolisian Sat Narkoba Polres Inhu saat sedang menunggu pelanggan yang akan membeli narkoba darinya.

"Saat akan diamankan, tersangka ketahuan membuang benda ke belakang warung," kata Kapolres Inhu, AKBP Efrizal, S.IK melalui Ps Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran.


Dijelaskan Misran, Setelah dilakukan penggeledahan di sekitar warung, Polisi menemukan barang bukti berupa 12 bungkus narkoba jenis shabu dengan berat kotor 2,64 gram, empat plastik pembungkus, uang tunai Rp 500 ribu, dan satu unit handphone.

Hasil interogasi, Polisi mengetahui bahwa narkoba tersebut dibeli dari seorang bandar narkoba berinisial RZ (39), warga Dusun Kota Lama, Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, Inhu.
Berdasarkan pengakuan tersangka, Polisi melakukan pengembangan dengan menangkap RZ.

Tidak butuh waktu yang lama, Sat Narkoba Polres Inhu mengamankan RZ pada hari yang sama sekira pukul 10.30 Wib di sebuah rumah di Dusun Pangkalan, Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, Inhu.
Pada saat penangkapan tersebut, Polisi menemukan dan mengamankan 23 bungkus plastik shabu dengan berat 93.21 gram.
"Tersangka RZ juga mengakui bahwa ia telah memberikan shabu kepada tersangka AS," ujar Misran.

Di dalam rumah tempat persembunyian RZ, Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu lakban hitam pembungkus, satu celana pendek, uang tunai senilai Rp 21.750.000, satu pak plastik pembungkus, dan satu dompet kecil.

Hasil penyelidikan, Polisi mengetahui bahwa RZ tengah menunggu kiriman paket narkoba dari kurir.
Selanjutnya, Polisi melakukan pengembangan dengan mengamankan seorang kurir narkoba berinial FEN (33), warga Dusun Seuneubuk, Desa Blang Jambe, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Nanggroh Aceh Darusalam. Terang Misran.


FEN diamankan di Jalan Lintas Timur, Simpang Japura, Desa Lirik, Kecamatan Lirik, Kabupaten Inhu. FEN diamankan di dalam mobil Toyota Limo BM 1622 QU.

Dijelaskan juga oleh Misran, Saat dilakukan penggeledahan, Polisi menemukan satu bungkus shabu di dalam saku celana sebelah kanan. Setelah ditimbang, bungkusan berisi shabu memiliki berat kotor 73,45 gram.
Berdasarkan pengakuan FEN, dirinya disuruh oleh seseorang bernama Sarwin, warga Aceh untuk mengantar narkoba jenis shabu kepada RZ. "Tersangka FEN juga mengakui dirinya menerima upah dari Sarwin," kata Misran.

Selanjutnya, para tersangka di giring ke Polres Inhu guna proses lebih lanjut”. Tutup Misran

Posting Komentar

0 Komentar