Warga Tak Mampu Obati Kaki Sehingga Membusuk, Kapolres Inhu Biayai Sampai Sembuh



Indragiri Hulu – Nuri Wulandari (18), wanita putus sekolah ini mengalami patah kaki sebelah kanan hingga membusuk. Keluarganya tidak mampu membayar biaya pengobatan. Orangtuanya hanya bekerja serabutan dengan penghasilan serba kekurangan.


Sehari-hari Nuri tinggal bersama kedua orangtuanya di RT 13 RW 03 Dusun Senamak Desa Seberida Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu. Kondisi kakinya membusuk dan melepuh, dan tidak bisa jalan.

Kabar tersebut terdengar ke telinga Kapolres Inhu AKBP Efrizal.S.IK, dan memutuskan untuk menemui Nuri ke rumahnya. Perwira menengah jebolan Akpol 2000 itu lalu membawa Nuri ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.


“Awalnya saya membawa Paur Kesehatan Polres Inhu Pak dr Rendi ke rumah adik kita, Nuri. Lalu dilakukan pemeriksaan terhadap kakinya. Kemudian diputuskan untuk membawa Nuri ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan pengobatan sampai sembuh,” kata Efrizal, Rabu (19/2).

Efrizal berharap dan berdoa agar Nuri segera sehat dan terbebas dari belenggu penyakitnya. Efrizal juga berusaha untuk melanjutkan pendidikan Nuri yang sebelumnya hanya tamat Sekolah Menengah Pertama, untuk dilanjutkan ke Sekolah Menengah Atas.

Atas bantuan itu, Nuri mengaku sangat bersyukur. Dia tidak menyangka akan mendapat bantuan biaya pengobatan secara gratis hingga sembuh.

“Alhamdulillah, saya sangat terharu. Saya sangat bersyukur Tuhan mengutus umatnya untuk membantu sesama manusia. Mudah-mudahan Allah membalas kebaikan Pak Kapolres Inhu, dan beliau dan keluarganya selalu diberikan kesehatan,” kata Nuri sambil mengusap air matanya.





Posting Komentar

0 Komentar