Pelaku Pemurnian Emas Ilegal Diciduk Sat Reskrim Polres Inhu



Polres Inhu – Satuan Reserse Kriminal ( Reskrim ) Polres Inhu yang dipimpin oleh Kanit I Pidum  IPDA Dahniel SP, S.Sos berhasil mengamankan satu orang yang diduga melakukan tindak pidana pemurnian emas dengan tsk IY, pada hari Senin tanggal 02 Maret 2020, pukul 19.00 WIB.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.IK. Melalui Humas Polres Inhu Aipda Misran mengatakan, Sat Reskrim Polres Inhu mendapat informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Kec. Batang Peranap Kab. Inhu tepatnya di rumah DST di Jalan Dwi Marta Desa Selunak Kec. Batang Peranap tersebut sering melakukan aktifitas kegiatan pengolahan dan pemurnian Emas tanpa memiliki Izin.

Berdasarkan informasi tersebut Anggota Sat Reskrim Polres Inhu yang dipimpin Kanit I Pidum IPDA Dahniel.S.P, Sos beserta Anggota Opsnal Sat Reskrim mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan lebih lanjut serta memastikan informasi dari masyarakat tersebut.

Sesampainya di TKP ditemukan benar adanya kegiatan pengolahan dan pemurnian Emas tanpa Izin yang kemudian anggota Sat Reskrim langsung melakukan tindakan Kepolisian dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Terangnya.

Saat diinterogasi terhadap DST ditemukan barang bukti berupa,1 (satu) set alat bakar yang terdiri dari: pompa kayu, tabung minyak dan kepala pompa,1 (satu) bungkus serbuk pijar warna putih, 2 (dua) buah sanam/penjepit, Mangkok kecil yang terbuat dari tanah, 2(dua) buah mangkok seng ukuran kecil warna hijau kombinasi putih, 1 (satu) buah jerigen yang berisi air aki, 1 (satu) set kompor gas tanpa tabung, 1 (satu) unit panci kecil dan penutup panci yang sudah dimodifikasi, 1 (satu) unit timbangan digital, (satu) unit kalkukator, 1 (satu) buah korek api mancis dan 3 (tiga) buah pentolan emas warna kuning. Setelah dilakukan  interogasi, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Inhu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka dikenakan dengan Pasal 161 Jo Pasal 158 Undang-undang RI Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Be rbunyi pasal, Setiap orang atau pemegang IUP Operasi Produksi atau PUPK Operasi Produksi yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan pemurnian pengangkutan, penjualan mineral dan batubara yang bukan dari pemegang IUP, IUPK, atau izin sebagaimana dimaksud dalarn Pasai 37, Pasal 40 ayat (3), Pasal 43 ayat (2), Pasal 48, Pasal 67 aya t (l), Pasal 74 ayat (I), Pasal 81 ayat (2), Pasal 103 ayat (2), Pasal 104 ayat (3), atau Pasal 105 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000.000,00, sepuluh miliar rupiah.” Tutup Misran


Posting Komentar

2 Komentar

  1. Di kecamatan Kelayang masih banyak masyarkat yang mendulang emas dengan bebas. G ada tu tindak lanjut dr Kapolsek Kelayang. Sudah jelas2 itu merusak. Contohnya longsornya tebing sungai dimana2 dan sungai semakin dangkal.

    BalasHapus
  2. Tolong solusinya dari Kapolres tentang persoalan ini. Selamatkan sungai dari manusia yang tak bertanggu jawab.

    BalasHapus