Kawanan Rampok PT. Indomarco Digulung Polisi


E N G A T – Jajaran Polres lnhu akhirnya berhasil meringkus kawanan rampok yang beroperasi di Gudang Milik PT. Indomarco Belilas, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Siberida.
Kapolres lnhu AKBP Efrizal S.l.K melalui Ps Paur Humas Polres lnhu Aipda Misran membenarkan adanya penangkapan terhadap para kawanan rampok yang beroperasi di Belilas beberapa waktu yang lalu, Senin (11/5/2020).
“Kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (rampok) tersebut terjadi pada Rabu (29/5/2020) sekira pukul 20.30 WIB, dalam kesempatan tersebut para kawanan rampok berhasil menggondol uang sebesar Rp100 juta serta beberapa barang lainnya,” terangnya.
Selain itu para kawanan rampok tersebut juga berhasil menggondol 4 unit tablet Merk ZYREX Warna hitam inventaris kantor yang terletak dalam brankas yang tidak dikunci dan 1 Unit HP Oppo warna silver, 1 Unit HP OPPO warna putih dan 1 Unit HP XIOMI warna putih.
“Atas kejadian tersebut pihak PT INDOMARCO ADI PRIMA mengalami kerugian sekira Rp130 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Seberida,” terangnya.
Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, Pada Kamis (7/5/2020) tim gabungan Jatanras Polda Riau, Sat Reskrim Polres Inhu dan Unit Reskrim Polsek seberida yang di pimpin oleh Kasat Reskrim AKP Febriandy S.IK dan Kapolsek Seberida AKP Hendri Suparto S.Sos telah melakukan Penangkapan terhadap tersangka.
“Mereka adalah NP (27) mantan karyawan PT Indomarco, warga Desa Bukit Meranti, Kecamatan Seberida, AT (39) warga Desa Petala Bumi, Kecamatan Seberida, S (39) warga Simpang IV Belilas RT. 015 RW. 005 Kecamatan Seberida dan R (37) karyawan Indomarco (kepala gudang) warga Kelurahan Kembang Harum, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten lnhu,” paparnya.
Hasil peyidikan dan keterangan tersangka menjelaskan bahwa kedua tersangka mengakui telah melakukan Pencurian dengan Kekerasan tersebut, bersama
4 (empat) Orang tersangka lainnya, masing-masing MY, TS, SH, AP(sekarang ini diamankan di Polres Pelelawan dalam perkara Curas)
“Tersangka NP berperan, merencanakan pencurian tersebut dan mengundang tersangka lainnya, dan saat melakukan Pencurian tersebut tersangka sejak Pukul 13.00 WlB sudah berada di dalam Gudang (TKP) bersembunyi,” terangnya lagi.
Pada saat para tersangka lainnya masuk ke TKP Tersangka ini tetap berada di dalam Gudang, dan keluar bersama tersangka lainnya setelah selesai melakukan Curas tersebut.
“Tersangka AT berperan mengantar para tersangka ke TKP, dan saat tersangka lainnya melakukan Curas di dalam gudang tersangka ini bersama MY, tetap berada di dalam mobil yang terparkir di depan Ruko (TKP),” sambungnya.
Sementara itu tersangka S, mengetahui tentang kejadian curas namun tidak melaporkan ke pihak berwajib, untuk tersangka TS berperan sebagai yang menodongkan senjata api kepada tiga orang korban, SH  berperan sebagai mengumpulkan uang yang ada dilantai,  AP berperan mengikat ketiga korban dengan menggunakan lakban, ketiganya ditahan di Polres Pelalawan
“Berikutnya B  (DPO)  berperan memantau situasi dari luar Ruko (TKP), RL berperan memasukkan dan menyembunyikan tersangka NP di dalam Gudang (TKP),” sambung Misran.
Barang Bukti yang diamanakan 1 (satu) unit mobil merk Toyota Calya Type G dengan Nomor Polisi BM1523 BI, 1 (satu) buah Bandana dan 2 (dua) buah lakban.
“Sampai saat ini masih dilakukan pencarian dan upaya penangkapan terhadap DPO (Bondan) masih dilakukan,” tutupnya

Posting Komentar

0 Komentar