Bertahun Terlantar di Inhu,Brigadir Doni Malindo Ongkosi Penyandang Disabilitas Pulang Kampung

INHU:Luar biasa hati polisi di Inhu berpangkat Brigadir sebagai salah satu anggota Polantas Polsek, Kecamatan Lirik, Polres Inhu. Didampingi sang istri dirinya menemukan seorang warga pulau Jawa tepatnya beralamatkan provinsi Banten penyandang disibelitas yang terlantar di Inhu sejak lebih kurang 10 tahun lalu, akhirnya berkat bantuan Polisi baik hati dirinya dapat pulang kampung berkumpul keluarga.

Warga penyandang Disabilitas (ganguan mental) bernama Nuraini yang terlantar di Kecamatan Lirik tanpa identitas. Sebagai manusia tertoreh dihati kecil polisi berpangkat brigadir ini membantu Nuraini pulang kampung dengan segala upaya.

"Sbelum menemukan pihak kelurga nya, kita selalu memberikan informasi di medsos melalui akun Canel YouTube milik saya namun belum ada titik terang. Kemudian berkat bantuan istri saya mencari info tersebut ditemukan lah pihak keluarga melalui Acun Facebook nya dan pihak keluarga langsung menghubungi kami," jelas Brigadir Doni Malindo saat dikonfirmasi, Senin 11 Januari 2021.

Anggota Lantas ini mencerita sedikit kisah ibu Nuraini awal mula nya datang ke Inhu. 10 tahun lalu lebih kurang, dirinya diturunkan dari mobil Bus dikecamatan lirik dan hidup nya terlintang lantung mondar mandir dijalankan. Hal tersebut membuat tergugah hati polisi satu ini untuk memberanikan diri bersama istrinya menolong ibu tersebut.

"Sama istri saya di mandikan diberikan pakaian layak dan ditanya identitasnya namun ibu tersebut tidak menjawab, ternyata ibu ini menyandang Disebalitas atau ganguan mental dan jiwa. Agar pihak keluarga nya mengetahui keberadaan nya, saya dan istri mengunggah Poto beliau ke akun Facbook namun tak kunjung ada menghubungi kami," jelas lagi Doni.

Ibu Nuraini untuk bertahan hidup selama ini tinggal di sebuah pondok yang berada di kecamatan lirik, Berigadir Doni Malindo tak putus asa sampai disini agar seorang ibu penyandang gangguan jiwa bisa berkumpul bersama keluarganya.

"Alhamdulilah berkat kerja keras mencari informasi, hari ini saya bersama istri mendapat kan informasi nomor kelurga yang berhasil melihat postingan di medsos dan pihak keluarga langsung memberikan no kotak Hendpon. Kemudian kami langsung melakukan Vidio Col bersama pihak keluarga ibu Nuraini. Kami mengetahui nama ibu ini dari pihak kelurga namanya Nuraini,"ucapnya Doni yang didampingi Istri.

Dari hasil percakapan dengan pihak keluarga, bahwa pihak keluarga tidak memiliki biaya untuk menjemput Nuraini. Ternyata informasi dari pihak keluarga dirinya sudah pergi dari rumah bertahun-tahun dan selama ini mencari tidak pernah ketemu.

"Terlihat sangat bahagia pihak keluarga saat mengetahui Nuraini ada sama kami dan Saya bersama istri sepakat akan memberikan ongkos untuk ibu tersebut pulang kampung ke Banten pulau Jawa,"tutup Brigadir Doni Malindo.

Posting Komentar

0 Komentar