Tokoh Budha Inhu Dukung Kebijakan Presiden Dalam Ajukan Calon Kapolri


INHU - Seruan mendukung kebijakan Presiden RI Ir Joko Widodo (Jokowi) dalam mengajukan calon tunggal Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo terus mengalir dari Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau.

Seperti yang disampaikan tokoh agama Budha Kabupaten Inhu, Suharto Adi Pramono ketika ditemui awak media di Rengat, Kamis 14 Januari 2021 sore.

Menurut Suharto, figur calon Kapolri yang diajukan Presiden tersebut sangat layak dan pantas menduduki jabatan orang nomor satu pada Kepolisian RI.
Hal ini dibuktikan dengan sederetan keberhasilannya dalam mengungkap kasus besar yang terjadi di tanah air.

"Semoga kedepan Polri semakin jaya, profesional dan dicintai masyarakat," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi telah menyodorkan nama Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri ke pimpinan DPR. 
 
Di bawah komando Sigit, Bareskrim banyak mengungkap sejumlah kasus besar yang menyedot perhatian publik. Tak hanya itu, pembenahan internal juga terus digalakan di tubuh reserse tersebut.
 
Bareskrim juga mengawal seluruh kebijakan pemerintah dengan membentuk beberapa Satuan Tugas (Satgas), diantaranya Satgas Pangan, Satgas Migas, Satgas Kawal Investasi.
 
Di awal menjabat, Sigit langsung tancap gas dengan mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Pada 27 Desember 2019 atau 12 hari setelah dilantik sebagai Kabareskrim, Sigit mengumumkan secara langsung penangkapan dua terduga pelaku kasus tersebut. Mereka adalah, RM dan RB, keduanya merupakan oknum anggota kepolisian.
Masih banyak lagi keberhasilan Sigit dalam mengungkap sejumlah kasus besar 

Posting Komentar

0 Komentar