Kapolsek Batang Cenaku : Tak Benar Saya Kena Pukul Saat Bentrok NIBA dan SPTI


INHU - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batang Cenaku, Iptu Januar E Sitompul SH membantah keras jika ia kena beberapa pukulan dibagian kepala saat melerai bentrok antara SP NIBA dengan SPTI Desa Batu Papan dilokasi PKS milik PT Kharisma Agro Lestari (KAS), Rabu 19 Mei 2021 kemarin.

"Tak benar saya kena pukul saat melerai dan membubarkan bentrok fisik antara kelompok NIBA dan SPTI Desa Batu Papan," kata Kapolsek Batang Cenaku diruang kerjanya, Kamis 20 Mei 2021.

Dijelaskannya, sebenarnya masalah ini dipicu oleh kesalahan fahaman dan miss komunikasi saja.
Dimana, beberapa hari sebelum kejadian, SP-NIBA Desa Batu Papan melayangkan surat pemberitahuan kepada pimpinan PT KAS tentang rencana dimulainya aktifitas bongkar muat buah kelapa sawit dilokasi PKS PT KAS oleh pekerja yang tergabung dalam SP- NIBA Batu Papan.

Maka, Rabu, 19 Mei 2021 sehanyak lebih kurang 30 buruh dan pengurus SP- NIBA datang kelokasi PKS untuk mulai bekerja. Namun setibanya digerbang PKS, kelompok SP- NIBA telah ditunggu oleh kelompok SPTI, selama ini aktifitas bongkar muat dilokasi PKS dilaksanakan oleh SPTI.

Sehingga ketika itu sempat terjadi perdebatan, bahkan sempat ribut dan bentrok fisik, namun tak berlangsung lama, karena sebelum kejadian, sejumlah personel Polsek Batang Cenaku yang dipimpin langsung oleh Kapolsek sudah berjaga dilokasi.

Selanjutnya, beberapa orang perwakilan SP NIBA dan SPTI sepakat untuk berdialog untuk mencari kata sepekat yang dimediasi oleh Polsek Batang Cenaku.

"Hingga sekarang, situasi dilapangan tetap aman dan kondusif, bahkan operasional PKS masih berjalan dengan lancar," tuturnya.

Ditempat terpisah Ps.Paur Humas Aipda Misran menjelaskan bahwa Mengenai laporan penganiayaan dari beberapa anggota SP NIBA sudah diterima oleh Polres Inhu dan akan di lakukan proses  sebagaimana dengan hukum  yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia

Posting Komentar

0 Komentar